Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Sarri ke Juve, Siapa Pelatih Chelsea Musim Depan?

Maurizio Sarri pelatih Chelsea musim lalu resmi meninggalkan klub yang dilatihnya selama 1 musim, kembali ke negara asalnya Italia untuk melatih si Nyonya Besar Juventus. Kesepakatan antara kedua klub tersebut, Chelsea dan Juventus terjadi hari kamis kemarin. Juventus akan memberi sejumlah kompensasi kepada Chelsea terkait perpindahannya ini. Karena  Sarri masih terikat kontrak untuk satu tahun ke depan. \ Selain itu masih akan ada fee dan sejumlah bonus yang harus dibayarkan Juve apabila Sarri mampu memenuhi prestasi tertentu yang ditetapkan klub asal Italia tersebut. Selama memegang kursi kepelatihan di Chelsea mantan pelatih Napoli itu meraih Juara Piala Europa tahun 2019, meloloskan Chelsea ke Liga Champions 2019-2020, dan menjadi Runner-up Piala Liga 2018-2019. Prestasi yang tidak terlalu cemerlang memang tetapi lumayan lah untuk tahun pertamanya. Kepindahan Maurizio Sarri ke Juventus diharapkan mampu memberikan prestasi yang lebih cemerlang seperti yang selama...

Yuk, Selamatkan Penyu dari Kepunahan!

Keberadaan penyu di dunia saat ini sudah semakin langka. Tidak saja spesiesnya yang terus menyusut, populasi penyu dari spesies yang tersisa juga dewasa ini terus berkurang jumlahnya. Sebelum tersisa hanya 7 spesies saat ini, jumlah spesies penyu di dunia mencapai 30. Penyusutan itu terjadi karena perubahan zaman dan berbagai faktor lainnya. Marine Species Conservation Coordinator  WWF Indonesia Dwi Suprapti menjelaskan, penyusutan jumlah spesies penyu yang sekarang terjadi menjadi fenomena menyedihkan dan harus dicegah agar tidak berkurang lagi. “Tugas itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Terutama, karena Indonesia menjadi rumah bagi 6 penyu dari total 7 spesies yang tersisa di dunia ini. Ini pekerjaan rumah yang berat,” ungkap Dwi Suprapti di Jakarta, Kamis (22/10/2015). Dia mengungkapkan, 6 (enam) spesies penyu yang ada di Indonesia adalah penyu hijau ( chelonia mydas ), penyu sisik ( eretmochelys imbricata ), penyu lekang ( lepidochelys olivacea ), penyu belimbing ( ...

Pecah! Parade Wor dan Yospan Festival Biak 2019 Ramai Disambut Turis

Jakarta  - Sekitar 1.000 penari dari berbagai sanggar turut memeriahkan Parade Wor dan Yospan dalam rangkaian acara Festival Biak Munara Wampasi 2019. Mereka bergerak dari Kantor Klasis menuju Lapangan Cendrawasih, Biak. Parade Wor dan Yospan yang digelar Rabu (3/7/2019) itu disambut antusias oleh masyarakat setempat dan juga wisatawan yang datang. Mereka berdiri sepanjang jalan sembari menikmati atraksi yang ditunjukkan peserta. Momen itu pun tak disia-siakan penonton dengan mengabadikannya baik menggunakan kamera handphone maupun kamera digital. Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Turbey Onisimus Dangeubun mengatakan, Festival Biak Munara Wampasi 2019 memang menjadi salah satu momen untuk menampilkan seni budaya daerah. Ini dimaksudkan agar wisatawan dari luar daerah mengenal dan mengetahui keberagaman budaya Biak. "Dengan cara ini pula, Pemkab Biak Numfor berupaya melestarikan seni budaya tradisional Biak. Khusus acara ini, kami mengajak sanggar-sanggar tari turut berpartisip...

Danau Tambing, Destinasi Milenial Seru di Poso

Jakarta  - Mendengar nama Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah pasti langsung teringat akan keindahan surga bahari Togean yang menjadi destinasi incaran pelancong dunia. Namun ternyata Sulteng masih menyimpan 1001 keindahan lainnya yang wajib dikunjungi seperti halnya Danau Tambing di Kabupaten Poso.  Hal ini terungkap saat tim Millennial Tourism mengunjungi destinasi tersebut pada acara Famtrip Exotic Poso Land. "Asli keren. Ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi milenial unggulan Sulteng. Enggak perlu repot, tinggal dikasih sentuhan sedikit saja sudah wah banget. Spot kerennya banyak apalagi kalau ada berbagai aktivitas yang beragam di dalamnya seperti camping serta spot-spot indah lainnya," kata salah satu anggota tim Millennial Tourism, Anggie Angriana dalam keterangan tertulis, Minggu (7/7/2019). Nama danau ini sudah terkenal sebagai spot petualangan, khususnya untuk pencinta wisata alam terbuka. Apalagi danau ini berada di ketinggian 1.7...

Menpar Jadi Pembicara Kunci di Pacific Exposition Auckland

Jakarta  - Menteri Pariwisata Indonesia direncanakan akan jadi pembica kunci dalam forum Pacific Exposition yang digelar di Auckland, Selandia Baru pada 11-14 Juli 2019. Arief akan berbicara dengan tema besar tentang pariwisata menuju pasar tunggal Pasifik pada 11 Juli 2019. "Ini adalah pameran dagang, investasi, dan pariwisata untuk negara-negara di Pasifik. Inisiasinya dari Indonesia dan agendanya didukung sepenuhnya oleh Selandia Baru dan Australia," kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya dalam keterangannya, Minggu (7/7/2019). Tantowi mengatakan 20 negara dipastikan akan menghadiri Pasific Exposition yang akan fokus membahas pengembangan beragam potensi di kawasan Asia Pasifik. 20 negara tersebut di antaranya Australia, Kaledonia Baru, Cook Islands, Federated States of Micronesia, Fiji, French Polynesia, Kiribati, Marshall Islands, Nauru, Nieu, Palau, Papua Nugini, Samoa, Selandia Baru, Solomon Islands, Timor Leste, Tuvalu, dan In...

Malaysia Pecahkan Rekor, Punya Seluncuran Air Terpanjang Sedunia

Penang  - Negara tetangga kita punya rekor baru. Adalah  Malaysia  yang akan membuka seluncuran air terpanjang sedunia. Seperti dilansir CNN, Jumat (28/6/2019), seluncuran yang dimaksud akan memiliki panjang 1.140 meter. Namun sekarang, seluncuran itu masih dalam proses pengerjaan dalam sebuah tempat wisata di  Malaysia . Lokasi pembangunannya ada di taman rekreasi ESCAPE  Penang  dan tampaknya akan memecahkan rekor untuk seluncuran air terpanjang di dunia. Seperti diketahui bahwa Penang adalah satu dari dua kota tujuan utama di Malaysia, selain Kuala Lumpur. Diperkirakan selesai pada akhir Juli, seorang staf mengatakan ini akan dibuka untuk umumnya sekitar pertengahan Agustus. Pemegang seluncuran air terpanjang saat ini yang memiliki sertifikat Guinness World Records berada di Action Park, sebuah taman rekreasi https://www.detik.com/tag/taman-rekreasi/ di Vernon, New Jersey, Amerika Serikat. Panjangnya 601 meter. Memecahkan rekor dunia bukanlah tuju...

Aneka Taman Rekreasi di Asia, Cocok Buat Libur Sekolah

1. Universal Studios Singapore Tidak jauh dari Tanah Air, Singapura punya taman rekreasi yang terkenal. Inilah Universal Studios Singapore yang tematik dan asyik. Traveler bisa melihat parade yang unik saat pembukaan taman rekreasi. Selain itu, ada juga wahana yang menantang seperti Lights, Camera, Action! Host by Steven Spielberg, Revenge of Mummy atau Transformer the ride: The Ultimate 3D Battle. Ada juga beberapa toko suvenir karakter lucu seperti Minions atau Shrek lho! 2. Hong Kong Disneyland Pencinta Disney, belum lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Disneyland. Tidak jauh juga dari Indonesia, ada Hong Kong Disneyland. Wahana yang ada di Disneyland Hong Kong terbagi ke dalam beberapa area, Fantasyland, Adventureland, Main Street USA, Tomorrowland, Toy Story Land, Grizzy Gulch dan Mystic Point. Banyak wahana indoor dan outdoor yang ada di lokasi ini, plus, bisa bertemu karakter Disney yang lucu-lucu! 3. Legoland Malaysia Legoland adalah taman bermain dari perusahaan ...

Hendra/Ahsan Antisipasi Langridge/Ellis

Di bulan Juli, ada kalender BWF (Badminton World Federation) yang spesial untuk Indonesia khususnya. Karena pada 16-21 Juli 2019 digelar turnamen  bulutangkis  Indonesia Open 2019. Istimewa, karena Indonesia Open merupakan World Tour Super berkategori Super 1000. Dalam setahun hanya ada 3 turnamen bulutangkis BWF dengan kategori Super 1000, selain Indonesia Open, juga All England yang tahun ini sudah digelar pada bulan Maret, satu lagi China Open (17-22 September 2019). Nomor terkuat yang dimiliki Indonesia adalah pada nomor ganda putra. Kita memiliki 3 pasangan saat ini yang berada di bawah peringkat 10 besar dunia. Yaitu ganda Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pelatih ganda putra tanah air, Herry Iman  Pierngadi , mengatakan, bahwa ganda putra kita ditunggu tiga turnamen beruntun sesudah libur panjang. Yang terdahulu adalah Indonesia Open, disusul Japan Open (23-28 Juli 2...

Menjelang Final Copa America 2019, Brasil Vs Peru

Keberhasilan Peru lolos ke final adalah diluar prediksi para pengamat diajang Copa America 2019 ini. Sejauh ini yang diunggulkan dalam ajang turnamen bergengsi di Amerika Latin ini selain Brasil adalah juara bertahan Chile, Argentina, Colombia dan Uruguay. Tidak terbayang sedikitpun Peru bakal lolos hingga ke babak final. Pada babak penyisihan grup saja Peru terseok-seok. Peru hanya menang 3-1 atas Bolivia dan menahan draw Venezuela tanpa gol. Kalah 5 gol tanpa balas dari tuan rumah Brasil. Peru lolos keperempat final sebagai satu dari dua peringkat ke-3 terbaik. Ketika melawan Uruguay diperempat finalpun Peru tidak diunggulkan. Mereka akhirnya berhasil menang 5-4 dalam drama adu penalti setelah selama 90 menit kedudukan masih draw tanpa gol. Peru ke final Copa Amrica setelah mengalahkan Chili 3-0. Dengan kemenangan "The Inca" ini maka sekarang mereka akan menghadapi Brasil dalam duel terakhir pada hari Minggu di Maracan de Rio. Penyerang Paolo Guerrero pantas ...

Keputusan Tak Adil, Messi Dihadiahi Kartu Merah

Malapetaka menaungi kedua negara yang memperebutkan juara ketiga Copa America 2019 yang digelar di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil, Minggu (7/7/2019). Bagi kedua negara, baik  Argentina  maupun  Chile , laga perebutan juara ketiga ini hanya sekedar mengurangi kemalangan yang dialami kedua mereka. Pasalnya, Argentina, sang juara 14 kali turnamen sepakbola antar Amerika Selatan ini sudah membayangkan setidaknya bakal berlaga di final, hingga menjadi juara lagi. Argentina memiliki pemain-pemain bintang yang dipuja-puja dan bermain di klub-klub profesional manca negara. Dari yang utama, mereka memiliki Lionel Messi dan juga Sergio Aguero. Siapa yang tak kenal mereka? Akan tetapi, Argentina yang lolos dari fase Grup, dapat lolos dengan keraguan akan performanya. Chile pun berangkat ke Brasil bermodalkan sebagai juara bertahan, mereka jelas juga ambisius menjuarai ajang ini untuk yang ketiga kalinya berturut-turut. Akan tetapi, pelatih Chile dihujani hujat...